2025-06-26 | admin

Software Developer: Tugas, Skill, dan Informasi Gajinya

Software developer adalah salah satu profesi programmer yang sedang banyak dicari. Hal ini disebabkan oleh kemajuan teknologi informasi sehingga semakin banyak perusahaan membuat produk berupa sistem untuk berbagai bidang informasi.

Jika kamu salah satu technology enthusiast dan ingin mengembangkan karir sebagai pengembang software, yuk simak artikel ini. Akan dijelaskan secara detail tentang apa itu software developer, tugas, kualifikasi yang harus dipenuhi, hingga informasi jenjang karir dan gaji terbarunya.

Apa Itu Software Developer?

Software developer adalah seseorang yang mengembangkan suatu software atau perangkat lunak. Kamu harus menguasai berbagai bahasa pemrograman untuk bisa mengerjakan jobdesk dengan baik.

Jika ingin meniti karir sebagai pengembang software, kamu harus memiliki portofolio yang baik di bidang pengembangan perangkat lunak. Kamu bisa menempuh pendidikan formal di Jurusan Teknologi Informasi, Sistem Informasi, Teknik Informatika, Ilmu Komputer, ataupun Matematika.

Meskipun termasuk ilmu yang rumit, kamu juga bisa kok mempelajari hal-hal terkait tugas software developer secara otodidak. Memang akan sedikit lebih sulit karena harus provide materi sendiri, tetapi setidaknya kamu juga akan menyesuaikan dengan kebutuhan industri kerja. Kamu bisa mengambil les khusus untuk pengembang software atau pemrograman.

Lalu karena pada umumnya perusahaan yang membuka lowongan kerja di bidang ini membutuhkan pengalaman dari kandidat, kamu dapat mengambil magang terlebih dahulu untuk membuat portofolio, ya.

Perbedaan Software Developer dengan Software Engineer

Sama-sama membuat produk melalui perangkat lunak, sering kali pengembang software disamakan dengan software engineer. Padahal, keduanya memiliki perbedaan yang nyata.

Berikut perbedaan software developer dengan software engineer.

1. Proses Kerja

Perbedaan software developer dengan software engineer adalah dari proses kerjanya. Pengembang software tidak bisa memulai kerja sebelum software engineer.

Hal ini dikarenakan software engineer yang memberikan plotting kerja kepada para programmer, mulai dari pengembang software hingga para back end developer dan front end developer.

2. Penguasaan Hard Skill

Karena lingkup kerjanya yang berbeda, terkadang bahasa program yang dikuasai oleh software engineer belum tentu diwajibkan kepada pengembang software untuk dikuasai.

Namun sebaliknya, bahasa pemrograman yang dikuasai oleh pengembang software sudah pasti dikuasai oleh software engineer.

3. Jenjang Karir

Pengembang software biasanya akan dianggap sebagai programmer secara umum, sehingga dalam https://antadeldorado.com/ struktur perusahaan akan tertulis sebagai programmer. Namun, ini juga tergantung skala bisnis perusahaan dan apakah perusahaan tersebut memiliki role spesifik untuk para programmer-nya.

Untuk software engineer akan tertulis khusus sebagai software engineer karena memang tugas dan tanggung jawabnya akan sangat berbeda dengan para programmer.

Namun, keduanya tetap memiliki jenjang karir yang bagus untuk ke depannya. Bahkan, keduanya berpotensi untuk menempati C-level sebagai Chief Technology Officer.

4. Skala Tanggung Jawab

Skala tanggung jawab software engineer akan lebih luas karena harus melakukan pemantauan kerja untuk berbagai programmer.

Sedangkan pengembang software memiliki skala tugas yang individual. Namun, mereka juga akan melakukan maintenance untuk perangkat lunak yang membutuhkan perbaikan dan pemantauan.

5. Sertifikat yang Harus Dikuasai

Berbeda hard skill yang harus dikuasai hingga skala tanggung jawab, tentu saja membuat sertifikat profesional ahli juga berbeda.

Sebagai pengembang software profesional, kamu harus memiliki beberapa sertifikat, yaitu Microsoft Certified System Developer, Sun Certified Programmer, Oracle Certified DBA Professional, Certified Internet Webmaster.

Untuk software engineer, sertifikat yang harus dimiliki adalah Capability Maturity Model Integration, Microsoft Certified Systems Engineer, Microsoft SQl Server.

Baca Juga : Berkenalan dengan Karier di SEO: Peluang Kerja & Jenjang Kariernya

Share: Facebook Twitter Linkedin